Halaman

    Social Items




Respawn Entertainment baru saja merilis trailer Apex Legends yang berikan gambaran umum apa yang akan kita dapatkan di Season ketiganya. Mereka perkenalkan animasi Crypto dan planet baru bernama World’s Edge yang identik dengan salju dan kereta api. Kini, gambaran gameplaynya akhirnya diumumkan.

Melalui trailer terbarunya, Respawn Entertainment tunjukkan Season 3 Apex Legends bertajuk “Meltdown” dalam sebuah gameplay. Seperti yang bisa kamu lihat di atas, kita akan dapatkan beberapa skin baru untuk Lifeline dan Pathfinder. Beberapa bagian World’s End seperti kereta api, geyser, lapisan berlava, hingga dinginnya salju juga akan menjadi salah satu bagian dari mapnya.


Di akhir trailer ditunjukkan bagaimana aksi dari senjata Charged Rifle yang juga sempat muncul di Titanfall. Senjata ini sepertinya akan menjadi momok yang berbahaya saat ditembakkan ke legends lain. Hal ini berkat kekuatannya yang masih sama-sama kuat seperti debutnya di Titanfall. Ditunjukkan bahwa Charged Rifle bisa one-shot kill semua musuhmu. Indikasikan ia hanya akan muncul sebagai senjata drop yang datang secara acak.

Credits : gamebrott.com

Apex Legends : Unjuk Beberapa Konten Season 3 Beserta Map Barunya



Tak terasa Season 2 akan segera berakhir, dan Respawn Entertainment sendiri telah mempersiapkan Season 3 Apex Legends berjudul Meltdown, yang akan meluncur pada awal bulan Oktober mendatang.

Selain hadirnya Crypto sebagai salah satu Legend baru yang terus dipamerkan selama beberapa belakangan ini, satu hal menarik lainnya yang tentunya fans tunggu-tunggu adalah hadirnya map baru bernama World’s Edge.

Season 3 ini tentunya juga akan hadir dengan Battle Pass baru yang berisikan lebih dari 100 skin baru untuk para Legends maupun berbagai senjata favoritmu. Dan jika berbicara soal senjata, sebuah senjata baru bernama Charge Rifle yang hadir dalam game Titanfall juga akan hadir pada Season 3 ini.


Season 3 ini rencananya akan dimulai pada 1 Oktober 2019. Tidak sampai disitu, berbagai konten baru lainnya juga dikabarkan akan hadir secara berurutan selama Season 3 berlangsung.



Credits : gamebrott.com

Apex Legends : Dapatkan Map Baru Jelang Peluncuran Season 3


Pemilik smartphone kentang yang gemar memainkan PUBG Mobile Lite kini dapat berbahagia, karena PUBG Corp dan Tencent melalui update terbarunya, menghadirkan map baru bernama Golden Woods yang sudah bisa kamu mainkan sekarang.

Buakn hanya map baru, update ini juga telah mempersiapkan season baru yang nggak kalah seru dengan season-season sebelumnya. Pada season baru tersebut rencananya akan dimulai pada tanggal 1 Oktober mendatang.

Satu hal baru yang mungkin cukup menarik adalah hadirnya sistem achievement, dimana pemain nantinya juga bisa menambahkan titles di sebelah nama, untuk memamerkan pencapaian-pencapaian apa saja yang sudah kamu dapatkan selama bertempur di dalam PUBG Mobile Lite.

Untuk kamu yang mungkin merasa bosan dengan mode utamanya, PUBG Mobile Lite juga hadirkan mode arcade baru, yakni sebuah match singkat dimana para pemain akan saling bertempur hanya dengan menggunakan RPG-7. Dan sudah bisa dipastikan mode tersebut akan penuh keseruan dan ledakan dimana-mana.

Dan pada update baru ini juga menghadirkan beberapa senjata baru yang dapat kamu temukan selama pertandingan berlangsung, yakni PP-9, QBZ dan QBU DMR.

Credits : gamebrott.com

Update Terbaru PUBG Mobile Lite Dapatkan Map Baru Bernama Golden Woods


Banyaknya hero-hero OP yang dirilis oleh pengembang Mobile Legends Moonton, tentu membuat para pemainnya semakin kelampangan. Jika dibandingkan, di season sebelumnya ada sekitar 7 Hero OP yang digunakan oleh para pemainnya, mulai dari Esmeralda, Harith, Lunox, X-Borg, Lylia, Grock, dan Kaja yang menjadi hero langganan ban di Mobile legends. 

Mengingat hanya bisa membanned 4 hero saja dalam satu pertandingan match up, musuh masih bisa menggunakan beberapa hero OP tersebut untuk memenangkan pertandingan. Dalam rangka melakukan balance terutama di awal season 14 ini, Pemain yang memasuki tier Mythic bisa melakukan banned 6 Hero dalam ranked match.


Sebelumnya, Moonton selaku pengembang memang sudah mengimplementasikan fitur ini dalam berbagai tournament. Namun fitur ini baru saja diberlakukan di awal season 14 ini. Selain fitur banned 6 hero tersebut, Moonton juga sekarang ini sedang ingin meningkatkan kualitas permainan game Mobile legends. 

Pemain yang sempat masuk kedalam mythic rank, sekarang ini akan mendapatkan divisinya sendiri. Dimana pemain Mythic tak lagi bisa turun ke legends dan pemain mythic akan berkompetisi satu sama lain untuk mendapatkan gelar Mythical Glory dalam servernya masing-masing.

Dari sekian banyaknya update yang diberikan, update banned 6 hero di ranked match ini menjadi salah satu fitur yang paling ditunggu-tunggu pemainnya, dan Moonton sepertinya menyadari hal tersebut.

Credits : gamebrott.com

Update Terbaru Mobile Legends Hadirkan Fitur 6 Banned Hero Dalam Ranked Match


Fast & Furious Presents: Hobbs & Shaw atau lebih singkatnya, Hobbs & Shaw adalah spin-off dari film Fast and Furious yang baru saja dirilis pada tanggal 31 Juli kemarin.

Film ini menceritakan tentang bagaimana Luke Hobbs (Dwayne Johnson) dan Deckard Shaw (Jason Statham) yang saling membenci dipaksa untuk bekerja sama untuk menghentikan Brixton (Idris Elba) yang berencana menyebarkan virus mematikan. Dan berikut beberapa fakta menarik dibalik pembuatan fim seru ini.

1. Dwayne Johnson Dan Jason Statham Adalah Produser Film Ini


Didalam keseruan film ini ternyata Johnson dan Statham juga merangkap peran sebagai produsernya. Mereka juga dibantu oleh dua produser lainnya, yaitu Chris Morgan dan Hiram Garcia.

Film ini disebut Johnson sebagai "film paling menantang yang pernah ia lakukan", mengingat bahwa ada sebuah scene di mana ia harus menahan helikopter dengan rantai saat tengah berdiri di atas mobil yang sedang melaju. 


2. Kota Glasgow Berperan Sebagai London


Dalam pembuatan film, tak jarang sebuah kota menggantikan kota yang sebenarnya. Hal ini juga berlaku dalam film Hobbs and Shaw. Meskipun scene menunjukkan kota London, namun kota yang digunakan untuk shooting bukanlah London, melainkan Glasgow.

Beberapa jalan di kota tersebut bahkan ditutup untuk merekam adegan car chase yang seru dan menegangkan. 


3. Hobbs and Shaw Tidak Akan Menjadi Satu-Satunya Film Spin Off Fast and Furious


Film ini dikabarkan tidak akan menjadi satu-satunya film spin off dari Fast and Furious. Vin Diesel bahkan sempat menyatakan bahwa rencananya pihak Universal akan membuat beberapa film spin off dari Fast Furious, termasuk film di mana para pemeran utamanya adalah wanita.


4. Roman Reigns Adalah Sepupu Dari Dwayne Johnson


Jika kalian telah menonton Hobbs and Shaw, kalian akan melihat scene di mana Hobbs bertemu dengan saudara-saudaranya setelah bertahun-tahun tidak pulang. Ternyata, salah satu dari saudara-saudaranya di film tersebut adalah sepupu Johnson di kehidupan nyata. 

Dia adalah Mateo Hobbs yang diperankan oleh Leati Joseph Anoa'i alias Roman Reigns, seorang pegulat profesional keturunan Samoa asal Florida. Reigns sebenarnya tengah melawan leukemia yang kembali menyerangnya setelah bertahun-tahun, namun ia tetap menjalankan perannya sebagai Mateo Hobbs dengan profesional.


5. Johnson Ingin Memperkenalkan Kebudayaan Samoa


Dwayne Johnson memang dikenal akan kebanggaannya sebagai keturunan Samoa. Selain menggambarkan kebanggaannya dengan berperan sebagai Maui dalam film Moana, hal tersebut juga ia implementasikan dalam film Hobbs and Shaw, di mana kalian akan melihat kebudayaan Samoa yang menomorsatukan ikatan persaudaraan.



Credits : idntimes.com

Fast and Furious : 5 Fakta Menarik Dibalik Pembuatan Film Hobbs & Shaw


Season dua belas Mobile Legends akan segera berakhir. Tier semua pemain akan di reset sesuai dengan Tier mereka di season ini dan kebanyakan pemain akan kembali ke Tier yang sangat menguji kesabaran dan amarah. Yaitu Neraka Epic.

Neraka Epic adalah julukan yang sangat pas untuk tier ini. Selain berhadapan dengan pemain mantan top global, kamu juga akan banyak menemui pemain yang toxic dan sering kali AFK atau Disconnected alias meninggalkan pertandingan.

Sangat disarankan untuk bermain bersama rekan satu squad dikarenakan apabila kalian bermain solo besar kemungkinan kalian akan menemui tim yang sangat sulit untuk diajak kerja sama. Lantas kenapa sih Epic disebut sebagai Tier paling mengerikan? mari kita bahas.

1. Asal Pilih Hero


Jangan kaget apabila kalian melihat first pick dari tim kalian hero yang asal pilih. Biasanya pemain yang melakukan sering ditemukan di Tier Epic, dimana pemain lebih egois dan memilih hero yang ingin ia mainkan daripada hero yang benar-benar masuk ke dalam meta.

Meskipun sudah terkena omongan dari rekan satu timnya, pemain ini tetap akan bersikeras dengan pendiriannya tersebut. Maka jangan heran bagi kalian yang baru memasuki atau kembali ke Tier Epic menemukan pemain seperti ini.


2.Tox1c


Sudah menjadi rahasia umum bahwa game mobile legends memang terkenal dengan tox1c players-nya. Akan tetapi di tier ini player tox1c akan semakin banyak. Bahkan ketika draft pick pun dan permainan belum dimulai mereka sudah mulai berkata kasar dan memaki teman satu timnya.

Perlu diingat bahwa dalam permainan butuh kekompakan dan kerjasama antara satu sama lain supaya memenangkan pertandingan. Jadi apabila kalian malah memaki Midlanner, Offlaner, atau bahkan Tank kalian.

Memaki tidak akan membuat performa tim menjadi lebih baik, sebaliknya performa tim kalian akan menurun drastis apabila tim saling memaki dan menghina.


3. Draft Pick Yang Aneh


Didalam mode draft pick ada kalanya kita harus melakukan ban kepada hero tertentu seperti hero meta saat ini atau hero yang bisa melakukan counter terhadap hero yang akan kita pakai.

Namun di Tier Epic akan ditemui pemain yang asal melakukan ban hero. Alasannya bermacam-macam, salah satunya pemain tersebut takut dengan hero yang dia banned.

Sebenarnya sah-sah saja apabila ia mem-banned hero yang cukup overpowered dan takut dipilih oleh musuh. Akan tetapi berbeda jika ada orang yang melakukan ban asal seperti ia mem-banned Nana atau pun Estes.


4. Jiwa Grand Master Masih Melekat


Memang betul tier seorang player tidak bisa membuktikan jago atau tidaknya pemain tersebut. Akan tetapi setiap tier memiliki gameplay-nya masing masing. Dan di tier epic sendiri terutama Epic lima masih sangat terasa gameplay dari tier sebelumnya yaitu Grandmaster.

Tentu saja hal tersebut akan menjadi cukup sulit untuk meraih bintang karena Epic satu bahkan yang akan menjadi Legend pun bisa bertemu dengan Epic lima yang baru masuk ke tier ini.

Perbedaan gameplay benar-benar begitu menonjol, dimana dalam tier Grandmaster pemain lebih fokus mencari k1ll daripada mengincar Turret musuh.

Itulah Tier paling mengerikan di Mobile Legends. Walaupun banyak sekali kesusahan untuk meraih bintang di tier ini. Ada kalanya juga kita akan mendapatkan tim yang dapat diandalkan atau lebih jago dalam permainan ini.

Apabila kalian mendapatkan tim tersebut kalian bisa langsung mengundang mereka untuk menjadi teman kalian karena bermain bersama teman memiliki kemungkinan untuk memenangkan pertandingan lebih besar dibanding bermain sendirian.

Credits : ggwp.id

Ini Alasan Mengapa Tier Epic Jadi Neraka di Mobile Legends


Dengan banyaknya hero – hero lawas yang sekarang ini sedang di revamp skillnya agar dapat bertanding dengan hero – hero baru. Moonton akhirnya, memberikan sebuah revamp skill untuk salah satu hero mage Mobile Legends yang tidak terlalu berguna di classic dan ranked match, yaitu Pharsa. Pasalnya hero yang satu ini sangat mudah untuk dibunuh, terutama saat ia menggunakan ultimatenya. Nah, penasaran untuk skillnya yang direvamp? Simak artikel dibawah ini.



Coba kalian perhatikan di update patch diatas. Di Advanced server, Pharsa mendapatkan sebuah revamp. Yang mana hero mage tersebut mendapatkan efek buff pada semua skillnya. Dimana ketika Pharsa menggunakan skillnya sebanyak 2 kali, skill selanjutnya (Skill ke 3) nya, akan berubah menjadi versi lebih kuatnya, yaitu :

  • Wings by Wings : Akan mendapatkan peningkatan kecepatan. Yang mana kecepatan yang bertambah hampir sama ketika pemain menggunakan spell sprint untuk lari dari kejaran musuh
  • Energy Impact : Akan mendapatkan peningkatan damage, dan mendapatkan efek CC yaitu Immobile, dimana pemain tak dapat bergerak selama 1.5 detik.
  • Feathered air Strike : Akan mendapatkan peningkatan damage, efek CC yaitu Immobile selama 1 detik, dan pemain bisa mengeluarkan skillnya dengan lebih cepat.

Untuk lebih simplenya, skillnya secara keseluruhan masih sama, namun ketika Pharsa mengeluarkan 2 skillnya (Apapun itu). Skill dari Pharsa akan berubah menjadi kuning (versi kuatnya) dan akan mendapatkan efek tambahan seperti yang bisa dibaca dari penjelasan diatas.

Walaupun begitu, banyak sekali pemain yang merasa revamp ini masih belum cukup untuk membuat hero ini masuk sebagai salah satu hero pick di Ranked match mobile legends.


Credits : gamebrott.com

Ini Penjelasan Moonton Untuk Revamp Pada Hero Pharsa


Pada Moonton Epicon beberapa saat lalu, Moonton mengatakan bahwa mereka akan memberikan berbagai konten baru yang akan merubah sedikit gameplay yang ada di Mobile Legends. Bahkan mereka juga akan meningkatkan performa di Mobile Legends dengan menggunakan engine baru yaitu Unity engine yang dikabarkan akan meningatkan kinerja serta performa dari game tersebut sebanyak 60%.

Nah, di akhir season 13 ini, selain memberikan sebuah skin seasonal terbaru. Mobile legends akan menghadirkan berbagai update besar dengan berbagai konten serta fitur-fitur baru yang bisa dinikmati oleh para pemainnya. Update tersebut telah hadir di Mobile Legends pada tanggal 17 September, dan berbagai konten yang bisa dinikmati adalah :

1. Masha akan Hadir sebagai Hero baru di Mobile Legends


Pengguna hero fighter akan senang karena pada update besar tersebut, Masha akan hadir di Land of Dawn, sebagai salah satu hero yang bisa digunakan dalam draft pick mobile legends. Tentunya dengan kemampuan uniknya yaitu 3 Health bar dan kemampuannya untuk roaming dan membunuh musuh – musuhnya dengan cepat.


2. Revamped Hero Mage “Valir” Akhirnya bisa di Gunakan di Original Server


Salah satu revamp yang paling ditunggu-tunggu oleh pemain Mobile legends. Hal ini dikarenakan update tersebut merubah hero mage yang hampir tidak pernah digunakan lagi menjadi salah satu hero dengan damage yang cukup tinggi. Parahnya lagi ia memiliki kemampuan crowd control yang cukup tinggi, ia menjadi salah satu hero yang kepopulerannya akan naik kedepannya.


3. Buff untuk Hero-Hero Mage


Mage adalah hero-hero dengan damage tinggi namun dengan hp kerupuk. Mengingat hal tersebut Moonton memberikan buff besar untuk hero-hero tersebut. Dimana pada update kedepannya, Hero Mage yang tidak memiliki skill buff akan mendapatkan tambahan efek slow. Hero-hero seperti Aurora, Zhask, dan Odette adalah beberapa hero yang akan mendapatkan buff tersebut.


4. Spell Baru untuk kalian Para Pemain Execute


Dengan monotonnya para pemain dalam menggunakan spell yang itu-itu saja. Moonton memberikan berbagai spell baru untuk kalian. Salah satunya adalah Flame Shot, Salah satu spell damage selain execute dengan range yang lebih besar.


5. Divisi Mythic Akan segera hadir pada update tersebut


Dengan tujuan meningkatkan kualitas permainan dalam game Mobile legends. Setiap pemain yang sempat masuk kedalam mythic rank sekarang ini akan mendapatkan divisinya sendiri. Nantinya pemain Mythic tak lagi bisa turun ke legends (Tergantung dari point yang dimilikinya). Juga pemain mythic akan berkompetisi satu sama lain untuk mendapatkan gelar Mythical Glory dalam servernya masing-masing.

Itulah beberapa update besar yang akan hadir di Mobile Legends di penghujung akhir Season 13nya. Beberapa update tersebut tentu akan merubah gameplay yang ada dalam game buatan Moonton tersebut.

Credits : gamebrott.com

Beberapa Update Mobile Legends Di Penghujung Akhir Season 13


Setiap minggu, Laurie Jade Woodruff  mencari pria yang bersedia memuaskan hasratnya. Laurie mengaku kehilangan keperawanan saat usia 12. Walaupun usianya belum benar-benar pas untuk dianggap remaja, obsesi Laurie pada seks telah jelas. Dia juga punya kekasih.

“Aku masih di bawah umur sehingga perilaku itu salah. Akan tetapi aku paham bahwa ketertarikanku pada seks sangat tinggi sejak usia dini. Aku menyukai laki-laki dan perempuan (suatu tanda yang umumnya dimiliki mereka yang kecanduan seks) dan tak sabar untuk segera berkencan,” tutur Laurie pada The Sun.

Ketika Laurie  menginjak usia 20-an, Kecanduan seks nya semakin berkembang. Laurie banyak menghabiskan malam di klub seks dan bercinta dengan enam orang dalam waktu bersamaan. Laurie merasa pengalaman itu begitu menegangkan sekaligus menenangkan. Tapi pengaruh itu tak bertahan lama.

Untuk memuaskan hasratnya akan keintiman, Laurie mulai bertemu orang asing, salah satunya melalui media sosial Instagram. Dan kemudian Laurie mengundang orang itu ke rumahnya untuk bercinta.

Selama menjalani hidup sebagai pecandu seks, Laurie memperkirakan telah bercinta dengan 100 hingga 200 orang. Namun kecanduan itu menghalanginya dari menemukan cinta. Hubungannya dengan sang kekasih memburuk.


Dia selalu berusaha agar hubungan cintanya dengan pria yang kemudian jadi ayah dari anaknya tetap berjalan baik. Tapi mereka kerap berseteru soal seks. Melansir laman Daily Star, dalam upayanya itu, Laurie malah berubah menjadi pribadi yang cenderung mendominasi pria dan terbawa pada kecanduan lainnya.

Laurie merasa tak berdaya menghadapi kecanduan seks dan menyadari berada dalam situasi yang berbahaya. Dua dari beberapa pria yang berkencan dengannya mulai menguntitnya setelah mendapat tanggapan yang keliru.

Dia sadar bahwa kecanduannya akan seks hanya mengalihkan fokusnya dari Henry. “Di hadapanku ada anakku, tapi aku terlalu sibuk berkirim pesan dengan para pria karena terobsesi pada seks ketimbang memprioritaskan bayiku,” ucap Laurie.

Laurie kemudian memutuskan mencari pertolongan. Lalu dia menjalani tes di situs Sex and Love Addicts Anonymous (SAA) lalu mendaftarkan diri pada program 12 langkah mengatasi kecanduan. Saat tes dia mendapat dukungan dari rekan-rekan pecandu serta para ahli, dia juga rajin menghadiri pertemuan rutin.

Ketika proses pemulihannya, Laurie mendapat inspirasi untuk menuliskan pengalamannya menjadi sebuah buku. Dan hal itu rupanya sangat membantu dan kini Laurie berhasil menjalani hidup selibat selama 4 bulan. Ini jadi Suatu prestasi mengingat dahulu dia tak mampu hidup 2 minggu tanpa seks sama sekali.

Kecanduan Seks, Laurie Jade Woodruff Pernah Bercinta Dengan Banyak Pria


Film berdurasi 1 jam 59 menit ini merupakan garapan sutradara Prancis, yaitu Luc Besson. Film Anna bergenre thriller dengan peran utama yang diperankan oleh supermodel Rusia, Sasha Luss. Luc Besson memang piawai membuat film thriller action yang mencekam. Garapan sebelumnya yang sempat melambungkan namanya adalah La Femme Nikita (1990).

Sinopsis Film Anna


Film Anna bercerita tentang perempuan Rusia bernama Anna Polatov (Sasha Luss). Anna adalah perempuan cantik yang menjadi korban kekerasan rumah tangga. Kondisinya itu membuat dia tidak ingin melanjutkan hidup.

Suatu hari, dia bertemu Alex (Luke Evans). Pertemuan ini pun mengubah hidup Anna untuk selamanya.

Alex datang kepada Anna untuk menawarinya kesempatan bergabung sebagai anggota Komitet Gosudarstvennoy Bezopasnosti (KGB), sebuah badan intelijen Uni Soviet. Sebelumnya Alex mengetahui bahwa Anna pernah menjalani pendidikan militer.


Diburu Oleh KGB


Anna direkrut menjadi mata-mata KGB dan menjalankan bnyak misi sulit selama bertahun-tahun. Namun, dia berhasil karena sangat cerdas dan didukung oleh latar belakang ayahnya yang berkecimpung di dunia militer.

Ia pun pergi ke Paris untuk menyamar sebagai model sekaligus menjalankan tugas sebagai agen KGB. Di Paris dia memiliki misi besar yaitu membunuh seorang pengusaha sekaligus pedagang senjata.

Anna menjalankan misinya dengan strategi yang baik dan teknik manipulasi yang hebat, ditambah dengan wajahnya yang memikat yang membuat ia mudah melumpuhkan para targetnya.


Cantik Namun Ganas Saat Bertarung


Dibalik paras cantiknya, Anna memiliki kemampuan yang sangat baik dalam menjalani pekerjaannya sebagai pembunuh bayaran hingga ditakuti dunia.

Adegan ini dipenuhi adegan laga Sasha luss yang brutal dan sangat pandai saat menjalankan misinya. Ia menggunakan pistol sangat lihai dan pasti akan membuat kamu terpukau.


Penuh Ketegangan dan Adegan Sadis


Selain jalan cerita yang menarik untuk diikuti hingga habis, film ini menampilkan adegan-adegan sadis yang penuh darah. Alur cerita dipenuhi dari satu pembunuhan ke pembunuhan lainnya.

Selain itu banyak adegan lainnya yang bakal membuat kamu ngilu melihatnya seperti memukul, menusuk dengan garpu, dan adegan brutal lainnya. Film ini tentu akan memacu adrenalin kamu.


Mencari Kebebasan


Setelah semua misi berjalan lancar, Anna menginginkan kebebasan. Ia merasa jenuh dengan segala misi-misinya yang membuat ia depresi. Sebelum menjadi mata-mata, ia dijanjikan akan bebas setelah mengabdi selama 5 tahun.

Namun, janji tersebut tidak ditepati oleh petinggi KGB, Vassiliev (Erick Godon). Akhirnya Anna memikirkan cara agar bisa keluar dari KGB.

Sinopsis Film Anna (2019) : Mesin Pembunuh Cantik Yang Bertarung Untuk Kebebasan


Netflix telah merilis teaser trailer pertama untuk serial terbaru mereka yang berjudul Daybreak. Serial ini bersetting di Glendale, California sebelum dan setelah ledakan nuklir yang mengubah dunia menjadi gurun pasca-apokaliptik. Ceritanya berkisar di sekitar sekelompok siswa di sebuah sekolah menengah. Ledakan itu terjadi pada malam Homecoming, dan teaser ini membahas bagaimana semuanya beradaptasi dengan dunia pasca-apokaliptik yang baru.

Matthew Broderick berperan sebagai kepala sekolah, dengan Colin Ford (We Bought a Zoo) berperan sebagai pemeran utamanya. Promo ini hanya bersifat sebagai teaser dan tidak menunjukkan banyak tentang serial ini.

Film Daybreak ini diproduseri oleh oleh Aron Eli Coleite, Brad Peyton, dan Jeff Fierson, seri ini juga dibintangi oleh Krysta Rodriguez, Sophie Simnett, Austin Crute, Alyvia Alyn Lind, Cody Kearsley, Jeaneté Godlock, dan Gregory Ksyan. Semua episode musim perdana Daybreak akan tayang di Netflix pada 24 Oktober, tepat saat pesta Halloween.

Daybreak : Serial Post Apocalyptic Terbaru Dari Netflix


Film terbaru Livi Zheng, The Santri baru-baru ini menuai reaksi dari Ketua Umum Front Santri Indonesia (FSI), Hanif Alathas, yang juga menantu Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Film itu tidak mencerminkan akhlak dan tradisi santri yang sebenarnya, tutur Hanif.

Karena faktor tersebut, dia meminta kepada para santri dan para jemaah agar tidak menonton film The Santri yang akan tayang pada Oktober mendatang.

Dan berikut sinopsis dari film The Santri, dikutip dari laman situs PBNU.

The Santri akan mengangkat nilai-nilai kaum santri dan tradisi pembelajaran di pondok pesantren yang berbasis kemandirian kesederhanaan, toleransi serta kecintaan terhadap tanah air.

Dituturkan oleh Imam Pituduh dari NU Channel, The Santri dipersembahkan sebagai wahana untuk menginformasikan dan mengkomunikasikan keberadaan dunia santri dan pesantren yang memiliki pemahaman tentang Islam yang ramah, damai dan toleran. Dan juga dengan komitmen cinta tanah air, serta anti terhadap radikalisme dan terorisme.

Dan juga memotret kehidupan keberagamaan dan komunitas lintas iman, kemudian mempromosikannya.


Dan di dalam trailer resmi, kisah itu berfokus pada kehidupan di sebuah pondok pesantren yang sedang mempersiapkan perayaan Hari Santri. Seorang guru menjanjikan bahwa enam orang santri terbaik akan diberangkatkan dan bekerja di Amerika Serikat.

The Santri merupakan film yang diinisiasi PBNU melalui NU Channel bekerja sama dengan sutradara Livi Zheng dan Ken Zheng dengan penata musik komposer Purwacaraka. Film ini akan dibintangi sejumlah pendatang baru seperti Azmi Askandar, Wirda Mansur, dan Veve Zulfikar.

Bertepatan dengan Hari Santri, Film The Santri direncanakan tayang pada bulan oktober mendatang.

Sinopsis Film The Santri Karya Livi Zheng


Film terbaru Ma Dong-seok, The Bad Guys: Reign of Chaos, terpantau telah ditonton lebih dari 2,6 juta kali pada Minggu (15/9). Berdasarkan data Dewan Perfilman Korea, angka itu didapatkan sejak tayang pada 11 September 2019 atau setara dengan US$20,1 juta.

The Bad Guys: Reign of Chaos merupakan spin-off drama Korea Bad Guys yang tayang di OCN pada 4 Oktober 2014. Film ini mengisahkan para penjahat berbahaya yang berhasil melarikan diri saat dalam perjalanan menuju penjara.

Setelah itu, polisi membentuk tim khusus yang terdiri dari penjahat kelas berat lainnya untuk menangkap para tawanan yang kabur mulai dari Park Woong-cheol (Ma Dong-seok) penjahat yang bisa menaklukkan 30 orang sendirian, dan Kwak No-soon (Kim a-joong) yang adalah seorang penipu ulung.


Tim itu juga diramaikan oleh Ko Yoo-sung (Jang Ki-yong) si mantan detektif serta detektif ternama Oh Goo-tak (Kim Sang-joong). Mereka menyatakan bekerja tak berdasarkan hukum. Namun, mereka berpikir dan berlaku layaknya penjahat.
Sinopsis 'The Bad Guys: Reign of Chaos', Penjahat vs PenipuMa Dong-seok berperan menjadi penjahat jagoan dalam The Bad Guys: Reign of Chaos. (dok. CJ Entertainment via Hancinema.net).

The Bad Guys: Reign of Chaos merupakan hasil kerja sama sutradara Son Yong-ho dan Han Jung-hoom, penulis naskah asli musim pertama dan kedua drama Bad Guys.

The Bad Guys: Reign of Chaos menjadi film Korea Selatan yang memperoleh 2 juta penonton tercepat karena dirilis pada liburan Chuseok. Angka itu diperoleh tiga hari setelah dirilis.

Capaian tersebut mengalahkan beberapa film lainnya seperti Tazza: One Eyed Jack serta Cheer Up, Mr. Lee yang dirilis pada waktu bersamaan.

Sinopsis Film Bad Guys : The Movie yang Diadaptasi dari Drama


Ada empat film Netflix bakal tayang di Busan International Film Festival (BIFF) 2019. Film-film tersebut adalah The King, The Two Popes, Marriage Story serta I Lost My Body.

Melansir Yonhap, hal itu dilakukan agar festival tersebut bisa mengikuti perubahan tren yang cepat dalam industri perfilman. 

The King sebagai salah satu film yang disutradarai David Michod akan hadir dalam BIFF sebagai bagian dari Gala Presentation, salah satu program paling bergengsi dalam festival tersebut.

Gala Presentation selama ini selalu menampilkan karya-karya dari pembuat film yang dinilai berpengaruh dalam dunia perfilman internasional.

1. The King



Film ini diadaptasi dari karya William Shakespeare yang menceritakan kehidupan Raja Inggris Henry V yang dipaksa naik takhta. Dan film itu pertama kali tayang dalam Venice Film Festival 2019 dan bisa dinikmati di Netflix pada November mendatang.

Sementara, tiga film Netflix lainnya akan masuk World Cinema, bagian yang menampilkan fitur-fitur menarik termasuk pemenang festival film lainnya. Ketiga film tersebut adalah The Two Popes, Marriage Story, dan I Lost My Body.


2. The Two Popes



Film The Two Popes merupakan drama komedi karya Fernando Meirelles yang diadaptasi dari pengunduran diri Paus Benediktus XVI pada 2013. Yang mana kejadian itu merupakan transisi kekuasaan paling dramatis yang pernah terjadi dalam sejarah Vatikan.


3. Marriage Story



Dengan genre yang sama yaitu genre drama, Marriage Story menggambarkan hancurnya sebuah pernikahan dan keluarga yang tetap bersatu. Dan film karya Noah Baumbach ini dibintangi Scarlett Johansson dan Adam Driver.


4. I Lost My Body



Film I Lost My Body merupakan film animasi pertama Netflix yang bakal tayang di BIFF. Dan film ini menceritakan petualangan sepotong tangan yang berjuang menemukan kembali badannya.

Film animasi Prancis karya Jeremy Clapin ini pertama kali tayang dalam Pekan Kritik Internasional Festival Film Cannes 2019 yang kemudian diakuisisi Netflix.

Direktur BIFF Jay Jeon mengatakan saat ini industri film global mulai berpindah dari bioskop atau teater ke streaming online. Menurutnya, ini saat bagi festival film membuka pintu kepada konten non-konvensional.

"BIFF mungkin tidak seramah Festival Film Venesia. Tapi kami tidak memboikot judul-judul Netflix. Dan selama film tersebut sebagus Roma, kami akan selalu menayangkannya. Maka dari itu kami akan menayangkan The King tahun ini," kata Jay Jeon.

Deretan Film Netflix Bakal Tayang Di Festival Film Busan 2019


Ari Aster kembali memberi warna baru dalam dunia film horor melalui karya terbarunya, Midsommar. Ari Aster tahun lalu langsung memboyong banyak penghargaan setelah membuat Hereditary, film horor yang sekaligus menjadi debutnya sebagai seorang sutradara.

Jika Hereditary menawarkan film horor gelap dengan latar belakang permasalahan keluarga yang diberi bumbu sekte, dalam Midsommar, Aster menawarkan horor jenis baru.

Sesuai dengan judulnya, Midsommar, film ini mengambil latar musim panas (summer) di Swedia. Dalam bahasa Indonesia, midsommar berarti tengah musim panas atau midsummer dalam bahasa Inggris.


Kisah bermula ketika Dani Ardor (diperankan Florence Pugh) mengalami trauma yang mempengaruhi kisah cintanya dengan Christian Hughes (diperankan Jack Reynor). Suatu pada suatu hari, Christian diundang salah seorang temannya, Pelle, untuk menikmati perayaan musim panas di Hälsingland, Swedia. Tawaran itu begitu menarik karena hanya dilakukan sekali dalam 90 tahun dan berlangsung sembilan hari.

Melalui sedikit perdebatan, Christian berhasil mengajak Dani ke Swedia, mereka berangkat berombongan bersama teman-teman Christian. Kehadiran rombongan itu disambut rumput hijau, kehangatan matahari, orang-orang menari dan menyanyi layaknya sedang menikmati musim panas. Mereka yang telah berkumpul di sana terlihat menyambut Christian, Dani, dan teman-teman mereka dengan senyum ramah.


Namun, kehangatan itu tak bertahan lama. Dani pun memberikan kisi-kisi horor dalam trailer yang dirilis lima bulan lalu.

Ari Aster menambahkan banyak formula baru dalam Midsommar, mulai dari horor pada siang hari, kisah yang diangkat dari adat suatu negara, sekte, ritual seks serta minuman ajaib. Belum lagi resep lama berupa visual-visual eksplisit serupa yang ia lakukan dalam Hereditary.

Di AS, mereka yang telah menonton Midsommar berpendapat Ari Aster berhasil mengusir penonton dari bioskop. Ada pula yang berpendapat film ini tak cocok bagi orang yang berhati lemah.

MIDSOMAR : Film Festival Horor Tengah Hari


Tampil pede dengan dibanjiri respons positif, film Gundala enggak hanya bikin kalian terpukau dengan aksi Abimana Aryasatya sebagai Sancaka atau Bront Palarae sebagai Pengkor. Melainkan juga dibikin sadar soal realita di negeri ini.

Di dalam filmnya, Joko Anwar enggak secara langsung memention Indonesia. Namun, dialog dan realita yang ditampilkan dekat dengan apa yang kita rasakan di negeri ini. Berikut lima kritik sosial yang ada dalam film Gundala.

1. Beri Sumbangan Ke Pengamen


Di Indonesia tepatnya di DKI Jakarta, kita tahu jika saat ini udah ada Perda tentang pelarangan memberi uang untuk pengemis dan anak jalanan yang meminta-minta. Jika kita melanggar Pasal 40 Perda DKI Jakarta 8/2007, kita bisa kena sanksi pidana maksimal 1 bulan dan denda maksimal Rp20 juta.

Terlihat jelas dalam adegan ketika Dirga Utama memberi mereka uang kepada pengamen di pelintasan rel kereta api. Kemudian istrinya berujar “Kok, dikasih pah, 'kan undang-undangnya enggak boleh!”.


2. Korupsi Yang Lumrah


Persoalan korupsi memang enggak bisa dimungkiri di Indonesia. Nyaris tiap hari ada saja berita yang menyangkutkan salah satu pejabat dengan kasus korupsi.

Dalam film pertama BCU ini ditampilkan ketika para wakil rakyat melakukan rapat soal beras beracun. Ada salah satu anggota DPR yang bilang bahwa korupsi sudah lumrah di Indonesia dan mengaitkan pada ancaman generasi amoral yang berpotensi melakukan korupsi.


3. Praktik Suap


Di Indonesia, praktik suap masih sering kita lihat dan bisa dibilang suliti diberantas. Biasanya, suap dilakukan untuk memrioritaskan kepentingan perorangan.

Ketika serum antiamoral dibagikan, beberapa keluarga pejabat sengaja menyuap petugas medis untuk memotong antrian dan diprioritaskan terlebih dahulu. Meski begitu akhirnya mereka menyesali karena sebetulnya serum tersebut lah yang mengandung bahan berbahaya.


4. Main Hakim Sendiri


Di Indonesia udah jadi kebiasaan ketika maling tertangkap basah, akan digebuki massal, bahkan sampai dibakar hidup-hidup. Hal itu dicitrakan oleh Joko Anwar ketika Pak Agung menyelamatkan seorang pencuri yang hampir digebuki massa.

Bahkan, Pak Agung memberi solusi untuk membawa pencuri ke kantor polisi jika ingin selamat. Saat itu, Pak Agung bilang ke Sancaka “kalau sampai dia ditangkap, bisa dibakar hidup-hidup”. Ya, memang realistis dengan kondisi di negeri ini.


5. Museum Yang Sepi


Suka enggak suka, kita mesti akui bahwa museum di Indonesia tingkat kunjungannya enggak menggembirakan. Museum-museum di Indonesia memang sepi pengunjung.

Bisa jadi, karena saat ini lebih banyak orang yang memilih tempat lain untuk menghabiskan waktu. Hal ini disinggung dialog Ghazul yang bilang bahwa museum di hari biasa aja sepi, apa lagi di momen bergejolak saat ini. 



Credits : kincir.com

5 Kritik Sosial Pada Film Gundala